Showing posts with label mesir. Show all posts
Showing posts with label mesir. Show all posts

Monday, August 5, 2013

Lagi, Amerika bela militer Mesir


Amerika bela militer MesirMenteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry kemarin mengatakan militer Mesir yang telah menjatuhkan Presiden Muhammad Mursi memang harus turun tangan untuk menyelamatkan demokrasi seperti permintaan jutaan rakyat Mesir.

Kerry menyampaikan pernyataannya itu saat diwawancara di Pakistan dalam kunjungannya memberi selamat kepada pemerintahan baru di sana, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Jumat (2/8).

"Militer Mesir diminta turun tangan atas permintaan jutaan rakyat Mesir yang khawatir negeri mereka akan kacau balau terjerumus dalam kekerasan," kata dia saat ditanya stasiun televisi Geo.

"Militer Mesir juga tidak mengambil alih kekuasaan. Saat ini ada pemerintahan sipil yang memimpin Mesir. Bahkan mereka sedang mengembalikan demokrasi kepada relnya," kata Kerry.

Meski demikian Kerry juga mengatakan menentang tindakan militer Mesir yang menembaki pendemo untuk membubarkan massa.

"Itu bukan bentuk mengembalikan demokrasi. Kami sudah menegaskan tindakan itu tidak bisa diterima. Itu tidak boleh terjadi," ujar Kerry.

Dia menyatakan Amerika dan Uni Eropa serta negara lain tengah berupaya membantu menangani krisis Mesir dengan cara damai.

"Tapi kisah Mesir masih belum berakhir. Kita masih harus melihat perkembangan selanjutnya dalam hari-hari berikutnya."

Mesir akan seret tiga pemimpin Ikhwanul Muslimin ke pengadilan


Mesir akan seret tiga pemimpin Ikhwanul Muslimin ke pengadilanJaksa Mesir kemarin memutuskan akan menyeret tiga pimpinan Ikhwanul Muslimin ke pengadilan, termasuk pemimpin spiritual, dengan tuduhan pembunuhan demonstran yang terjadi bulan lalu.

Tindakan itu adalah keputusan teranyar yang diambil Jaksa di Ibu Kota Kairo setelah Presiden Muhammad Mursi dikudeta militer pada 3 Juli lalu, seperti dilansir situs Huffington Post, Kamis (1/8).

Ketiga pemimpin Ikhwanul Muslimin yang akan dibawa ke pengadilan itu adalah Muhammad Badie, yang kini masih buron, Khairat el-Shater dan pemimpin senior Rashad Bayoumi.

Mereka dikenai tuduhan menjadi dalang atas tewasnya delapan pendemo di luar markas Ikhwanul Muslimin di Kairo.

Dalam siaran televisi kemarin Menteri Informasi Dorreya Sharaf el-Din memerintahkan polisi untuk menghentikan demonstrasi.