Wednesday, May 15, 2013

[Media_Nusantara] Kasus Korupsi Laboratorium Farmasi: Kejaksaan Jember Kesulitan Cari Saksi Ahli

 

Sandiwara = sinetron
berarti petugas kejaksaan jember adalah pemain sinetron
hehehe
____________________________
Nur Hidayati KusBachrul <cahaya_q99@yahoo.com> send in chatroom
GAMBAR-BERITA18
Membaca dan mendengar 2 berita radio ini, Apakah ini sandiwara? kok sekarang kejaksaan jember menyatakan kesulitan saksi ahli. Dimana sebelumnya kejaksaan menyatakan tidak terlalu pusing dengan kenyataan bahwa supplier laboratorium farmasi cuek terhadap panggilan kejaksaan, bahkan sampai dipanggil 3 kali oleh kejaksaan tidak hadir. Karena katanya kejaksaan punya langkah alternatif akan mencari saksi ahli untuk mendalami kasus ini.

Padahal secara hukum, jika ada pihak apalagi terkait dengan tindak pidana korupsi, jika 3 kali tidak hadir memenuhi panggilan, bisa saja dilakukan upaya paksa dengan cara melakukan pemanggilan paksa atau bahkan bisa melakukan penahanan, agar pihak tersebut tidak kabur atau menghilangkan alat bukti. Tapi dalam kasus ini, kejaksaan Jember sudah dilecehkan malah terkesan diam saja dan menghindar. Padahal kasus ini sudah dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan.

Hal ini bisa menimbulkan tuduhan masyarakat bahwa kejaksaan Jember hanya mengulur waktu, agar kasus ini masuk peti es dan dilupakan masyarakat. Dan bisa saja malah kejaksaan Jember dituding telah menerima sesuatu atau imbalan tertentu agar kasus ini dikubur. Karena dalam kasus ini meski sudah dinaikkan ketingkat penyidikan, tapi sampai sekarang belum ada tersangkanya. Dan terkesan kejaksaan Jember enggan mendalami dan mencari informasi. Malah sudah dilecehkan oleh banyak pihak dengan cuek terhadap panggilan kejaksaan, tapi kejaksaan Jember malah terkesan adem ayem dan tidak terganggu meski korpsnya sudah dilecehkan

Untuk itu para petinggi kejaksaan yang merupakan atasan dari para pejabat kejaksaan Jember harus melakukan investigasi dan jika perlu menindak para jaksa di Jember jika dalam langkahnya para jaksa di Jember tidak melaksanakan tugasnya dengan benar dan membiarkan korps kejaksaan dilecehkan.
___________________________________
Radio 96,2 Kiss FM Jember, 15 Mei 2013
http://kissfmjember.com/2013/05/15/kejari-jember-kesulitan-cari-saksi-ahli-dalam-kasus-dugaan-korupsi-pengadaan-peralatan-laboratorium-farmasi.html
Kejari Jember Kesulitan Cari Saksi Ahli Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Peralatan Laboratorium Farmasi
GAMBAR-BERITA18

Sampai saat ini Kejaksaan Negeri Jember belum mendapatkan saksi ahli, atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium Fakutas Farmasi Universitas Jember.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember Mohammad Hambaliyanto menjelaskan/ saat ini kejaksaan masih berupaya untuk mendatangkan saksi ahli untuk alat laboratorium farmasi Unej.

Ada beberapa alternatif lanjut Hambali, saksi ahli yang akan didatangkan Kejaksaan. Ia berdalih Kejaksaan akan lebih selektif dalam memilih saksi ahli. Sebab keterangan saksi ahli untuk menentukan apakah barang yang sudah diterima sesuai dengan spesifikasi atau tidak. Untuk itu menurut Hambali, kejaksaan harus hati-hati dalam menentukan langkah terkait pengusutan kasus dugaan korupsi tersebut.

Seperti diketahui, tim penyidik Kejaksaan Negeri Jember telah menaikkan status kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium Fakutas Farmasi Universitas Jember, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kejaksaan menemukan dugaan awal penyelewengan atas kasus tersebut, yakni barang yang diterima diduga tidak sesuai dengan spesifikasi serta keterlambatan pengiriman barang.

___________________________________
Radio 96,2 Kiss FM Jember, 12 April 2013
http://kissfmjember.com/2013/04/12/supplier-alat-lab-farmasi-unej-cueki-panggilan-kejaksaan.html
Supplier Alat Lab Farmasi Unej Cueki Panggilan Kejaksaan
GAMBAR-BERITA18
Supplier atau penyedia Alat Laboratorium Fakultas Farmasi Unej, cueki Panggilan Penyidik Kejaksaan Negeri Jember. Padahal Kejari Jember sudah tiga kali, melayangkan surat panggilan. 

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jember, Mohammad Hambaliyanto menjelaskan, pasca tidak hadir pada panggilan kedua, kejaksaan telah melayangkan surat panggilan ketiga. namun sayang yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik.

Meski demikian Hambaliyanto mengaku tidak terlalu pusing, dengan ketidakhadiran supplier tersebut. sebab pihaknya sudah menyiapkan alternatif lain, untuk mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

Penyidik katanya, akan meminta keterangan dari saksi ahli, seorang tehnisi alat laboratorium. saat ini penyidik tinggal mengatur waktu, kapan saksi tersebut bisa datang ke jember. permintaan keterangan itu, berkaitan dengan proses penyidikan, kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium, fakultas farmasi universitas jember, yang saat ini ditangani kejari jember.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejaksaan negeri jember beberapa waktu yang lalu, telah menaikkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi, pengadaan alat laboratorium fakultas farmasi unej, menjadi penyidikan. hanya saja sejauh ini kejaksaan belum menetapkan seorang tersangka.


__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___